The Sermon On April II
Hidup dari Dalam
Pembacaan Alkitab: 2 Korintus 5:7
Hari ini kita akan belajar hal yang sangat penting sekali, yaitu hidup dari dalam.
- Kita manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh (1 Tesalonika 5:23).
- Tubuh adalah bagian dari manusia yang terlihat oleh mata jasmani. Contoh: tangan, kaki, telinga, badan, dll.
- Jiwa adalah perasaan, akal budi, kehendak, dll.
- Roh adalah kemampuan untuk menyadari, mengenal Allah dan melakukan hal-hal yang rohani.
- Yang di dalam yaitu rohlah yang harus mengendalikan kehidupan manusia, sehingga manusia bisa memiliki hubungan yang sangat intim dan menjalankan segala sesuatu sesuai dengan kehendak Tuhan.
- Dosa membuat fungsi roh menjadi mati (Kejadian 3:3).
- Dalam ayat ini, Allah sedang berbicara tentang kematian rohani.
- Maka akan terjadi arus balik dari luar ke dalam.
- Yaitu keadaan di luar akan masuk melalui penglihatan, pendengaran dan mempengaruhi pikiran / perasaan kemudian masuk lagi mempengaruhi hati sehingga roh/hati merasa tertekan/ketakutan/tergoda.
- Sehingga manusia tidak bisa lagi hidup secara rohani dan hanya hidup secara duniawi.
- Kematian rohani ini diturunkan kepada semua manusia.
- Allah berjanji memberikan roh yang baru kepada manusia.
- Melalui Yehezkiel ada nubuatan dari Allah (Yehezkiel 36:26-28).
- Saat Tuhan Yesus rela mati diatas kayu salib untuk menanggung dosa kita, maka janji ini digenapi.
- Saat kita terima Yesus maka kita dilahirkan kembali dalam roh.
- Saat kita terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, maka Roh Allah masuk dalam roh kita dan menghidupkan kembali roh kita serta memimpin roh kita.
- Maka Roh kita harus senantiasa bersekutu dan taat pada pimpinan Roh Kudus.
- Persamaan tubuh, jiwa dan roh dengan tabernakel Musa.
- Kita harus hidup dari dalam.
- Artinya kita harus mulai hidup dengan roh kita yang dipimpin oleh Roh Kudus yang ada di dalam kita.
- Kalau kita hidup dari luar maka kita akan hidup diluar Allah dan menderita, tetapi kalau kita kembali hidup dari dalam, maka kita akan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan dan mengalami banyak anugerah.
- Karena:
- Roh kitalah yang bisa memiliki hubungan dengan Roh Allah.
- Kita hanya bisa menyembah dan masuk hadirat Tuhan dengan roh kita (Yohanes 4:23-24).
- Tuhan menerangi hidup kita melalui roh kita (Amsal 20:27).
- Mendapat dan melakukan petunjuk yang pasti benar.
- Roh kudus akan mengajarkan dan mengingatkan kebenaran Firman Tuhan (Yohanes 14:26).
- Petunjuk dari luar bisa benar bisa salah, hanya Firman Tuhan yang tidak pernah dan tidak bisa salah (Mazmur 119:160; 2 Samuel 7:28; Yohanes 17:17).
- Mendapat Damai dan Ketenangan.
- Saat kita percaya dengan Firman Tuhan yang diajarkan dan diingatkan oleh Roh Kudus maka kita akan mendapat damai sejahtra dan ketenangan yang sejati.
- Kalau kita hidup dari luar ke dalam, maka hati kita tidak akan pernah stabil, karena yang dari luar tidak ada yang stabil.
- Hanya kalau kita hidup dari dalam ke luar, kita bisa memiliki damai dan ketenangan yang sejati karena:
- Hanya Allah yang tidak pernah berubah (Ibrani 13:8).
- Hanya Kerajaan Allah yang tidak pernah tergoncangkan (Ibrani 12:28).
- Mendapat penyertaan dan pertolongan.
- Kalau kita lakukan kehendak dan pimpinan Roh Kudus maka kita akan disertai, diberi kekuatan, kemampuan dan pengurapan.
- Tuhan tidak memberi pengurapan untuk hal-hal yang diluar kehendak Tuhan.
- Mengalami mujizat-mujizat.
- Kalau kita berjalan dalam petunjuk dan pengurapan Tuhan, maka kita pasti berhasil dan mengalami anugerah yang sangat besar dari Tuhan (Ibrani 11:1)
- Air yang mengalir keluar dari Bait Suci Allah mengubah padang gurun menjadi tanah yang subur (Yehezkiel 47:1-12).
- Roh kitalah yang bisa memiliki hubungan dengan Roh Allah.
Marilah kita mengambil keputusan yang sungguh-sungguh hidup dari dalam yaitu hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus yang ada di dalam kita .



Hari ini kita akan belajar Firman Tuhan dengan tema: “Mempersembahkan dan Menjadi yang Terbaik.”




